Bunganabontar

A little marginal voice powered by WordPress.com

Agama Samawi

1 Comment

” Tak kenal maka tak sayang ” kata pepatah. Berbagai cara dapat dilkukan manusia untuk menebar kebencian. Berbagai situsi pula yang dapat diciptakan manusia untuk dapat mewujudkan cita-cita yang diidam-idamkannya. Tak perduli siapa yang menjadi korban, tak peduli untuk siapa ia berkorban. Konyol !!

Menurut agama samawi (Yahudi, Katholik, Kristen, Islam ) bahwa peradaban manusia bermula sejak diciptakan-Nya manusia pertama, yaitu Adam (James) dan Hawa (Eva). Manusia berkembang melalui keturunan Adam, yaitu Cain (Kain) dan Seth (Set) – [Bible, Kejadian 4].Alkitab (Bible) juga mengurai bahwa sejak generasi ini manusia telah mengenal dan memanggil (nama)  TUHAN.

Kisah demi kisah diurai dalam Alkitab. Namun kecenderungan hati dan pikiran manusia yang menjadi congkak dan jahat, menyakiti dan bahkan mendukakan TUHAN. Sang Pencipta menjadi murka dan kecewa dengan manuasia (ciptaan-Nya, yang serupa / segambar dengan diri-Nya ), dan TUHAN berniat memusnahkan manusia. Namun TUHAN kemudoan berbesar hati melihat Nabi Nuh yang taat dan selalau mendengar suara TUHAN-nya. TUHAN kemudian mendatangkan hujan terus menerus manghantam bumi sehingga bumi terendam air setelah sebelumnya TUHAN memerintahkan Nabi Nuh membuat sebuat perahu besar (bahtera) untuk menyelamatkan semua mahluk binatang (berpasang-pasangan) ciptaan-Nya serta keluarga Nabi Nuh yang berjumlah 8 (delapan) orang. Air bah menenggelamkan seluruh bumi serta seluruh isinya kecuali semua mahluk yang masuk dalam bahtera Nuh. [Bibel, Kejadian 6].

Sampai disini, orang beragama Yahudi, Katolik, Kristen, Islam, semuanya mengakui kisah ini. Itu sebabnya dalam bahasa indonesia mengenal istilah agama “samawi” sebagaimana menggambarkan kesamaan akar doktrin diantara ke empat agama terbesar didunia dewasa ini. Lalu, mengapa ada pertentangan diantara agama-agama ?

Apalagi di Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika” atau pluralisme sangat arogan dan slogan belaka. Aksi brutal anarkis bisa merajalela dan cukup hanya disesalkan. Sejauh ini, Hukum tidak bisa menindak dengan adil. Anarkisme dengan dalih atas nama agama , anti pemurtadan, Rumah Ibadah Tanpa Izin Lingkungan, melegalkan aksi-aksi anarkis yang jelas-jelas melukai warga negara dan bahkan merenggut nyawa manusia.

Segitu mahalkah sebuah kebebasan berkeyakinan (agama) di Indonesia jika harus mengorbankan nywa ???

One thought on “Agama Samawi

  1. Syalom….Tuhan Sertamu..

    seharusnya agama adalah pemersatu, karena kecongkakkan dan kesombongan manusia yang selalu merasa benar hanya agamanya, maka ia selalu mengusik dan bahkan mengurus agama orang lain,..

    artikel yang anda buat sangat bagus,,,

    syalom Tuhan memberkatimu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s